
Dalam dunia yang serba mobile, smartwatch telah berevolusi menjadi asisten personal yang canggih. Salah satu fitur yang kini menjadi standar adalah GPS, yang memungkinkan kita melacak rute, jarak, dan lokasi secara mandiri. Namun, fitur canggih ini sering kali menguras baterai dengan cepat. Bagi Anda yang aktif, baik dalam aktivitas harian, olahraga rutin, hingga traveling, memilih smartwatch dengan GPS dan baterai tahan lama adalah keputusan penting.
Artikel ini akan mengulas lima smartwatch GPS yang terkenal dengan daya tahan baterainya, membantu Anda menemukan pasangan yang tepat untuk setiap petualangan.
1. Huawei Watch Fit 4: Keseimbangan Sempurna untuk Gaya Hidup Aktif

Poin Kunci: Desain ringan, fitur kesehatan lengkap, dan baterai hingga 10 hari.
Dirancang untuk pengguna aktif, Huawei Watch Fit 4 menawarkan paket lengkap dalam bodi yang ringan. Smartwatch ini dilengkapi dengan layar AMOLED cerah dan berbagai mode olahraga. Dari sisi navigasi, ia mendukung sistem satelit multi-konstelasi (GPS, GLONASS, Galileo, BDS, QZSS) untuk akurasi yang baik.
Daya Tahan Baterai: Keunggulan utamanya adalah baterai yang bisa bertahan hingga 10 hari dalam penggunaan normal, dengan pengisian penuh hanya sekitar 75 menit. Spesifikasi resmi Huawei menjelaskan bahwa ketahanan 10 hari ini dicapai dengan pengaturan pabrik standar, termasuk panggilan Bluetooth dan olahraga ringan secara berkala.
Cocok untuk: Anda yang mencari smartwatch GPS dengan desain stylish, fitur kesehatan komprehensif, dan baterai yang tidak perlu sering diisi ulang untuk aktivitas harian hingga traveling ringan.
Tertarik dengan performa all-rounder ini? Cek detail dan harga terbaru Huawei Watch Fit 4 di sini.
2. Xiaomi Redmi Watch 5: Raja Ketahanan Baterai

Poin Kunci: Baterai ultra-panjang hingga 24 hari dan layar AMOLED yang sangat terang.
Xiaomi Redmi Watch 5 adalah jawaban bagi yang paling tidak ingin repot mengisi daya. Smartwatch ini mengusung layar AMOLED besar dengan kecerahan puncak 1.500 nits, mudah dibaca di bawah sinar matahari. Ia juga memiliki built-in 5-system GNSS untuk pelacakan lokasi yang presisi.
Daya Tahan Baterai: Inilah nilai jual utamanya. Xiaomi mengklaim baterainya dapat bertahan hingga 24 hari dalam mode penggunaan biasa. Ini berarti Anda bisa beraktivasi hampir sebulan penuh tanpa memikirkan pengisian daya, asalkan tidak menggunakan GPS secara terus-menerus.
Cocok untuk: Pengguna yang mengutamakan ketahanan baterai di atas segalanya, dan menginginkan smartwatch dengan layar jernih untuk pemantauan aktivitas harian serta olahraga casual.
Ingin terbebas dari charger? Lihat spesifikasi lengkap dan review Xiaomi Redmi Watch 5 di sini.
3. Suunto 5 Peak: Navigator Andal untuk Petualang

Poin Kunci: Fokus pada navigasi dan olahraga, dengan masa pakai baterai yang disesuaikan untuk aktivitas intensif.
Suunto 5 Peak berasal dari brand yang dikenal di dunia olahraga outdoor. Smartwatch ini ringan dan menawarkan lebih dari 80 mode olahraga, serta fitur pemantauan tidur dan stres. Kekuatannya terletak pada alat navigasi dan pemetaannya yang diakui sangat baik.
Daya Tahan Baterai: Masa pakai baterainya bervariasi tergantung penggunaan. Suunto menyatakan daya tahannya bisa mencapai 10 hari dalam mode jam biasa. Namun, dalam penggunaan moderat dengan pelacakan aktivitas harian, ia biasanya bertahan sekitar satu minggu. Untuk perjalanan panjang, ia memiliki “Tour Mode” yang dapat memperpanjang baterai dengan mengorbankan beberapa fitur seperti GPS.
Cocok untuk: Pelari, pejalan kaki, dan pecinta olahraga outdoor yang membutuhkan alat navigasi yang andal dan siap menemani latihan rutin tanpa desain yang berlebihan.
Siap jadi pendamping petualanganmu? Telusuri lebih dalam Suunto 5 Peak di sini.
4. JETE Volt Smartwatch: Tangguh dan Lengkap untuk Eksplorasi Ekstrem

Poin Kunci: Desain tactical yang kokoh, dukungan 5 satelit navigasi, dan fitur outdoor lengkap.
JETE Volt Smartwatch dirancang khusus untuk aktivitas outdoor yang menantang. Desainnya tactical dengan ketahanan air 5 ATM. Dari sisi navigasi, ia didukung oleh lima sistem satelit (GPS, Beidou, Galileo, GLONASS, QZSS) serta dilengkapi altimeter, barometer, dan kompas digital.
Daya Tahan Baterai: Smartwatch ini mengklaim dapat bertahan hingga 20 hari dalam mode siaga, dan sekitar 4-5 hari dalam mode aktif dengan penggunaan fitur secara penuh. Ini menjadikannya pilihan yang solid untuk camping, hiking, atau petualangan di alam bebas yang membutuhkan perangkat tahan banting.
Cocok untuk: Petualang dan penggemar aktivitas outdoor ekstrem yang membutuhkan smartwatch tangguh dengan fitur navigasi dan lingkungan yang lengkap.
Butuh jam tangan untuk kondisi terberat? Kunjungi halaman produk JETE Volt Smartwatch di sini.
5. Garmin Venu Sq 2: Keseimbangan Premium dari Brand Terkemuka

Poin Kunci: Keseimbangan fitur kesehatan, navigasi, dan baterai dari brand ternama.
Garmin Venu Sq 2 menawarkan ekosistem kesehatan dan kebugaran yang matang dalam desain yang ringkas. Layar AMOLED-nya tajam, dan ia mendukung sistem satelit GPS, GLONASS, dan Galileo untuk akurasi yang tinggi.
Daya Tahan Baterai: Dalam mode smartwatch, baterainya dapat bertahan hingga 11 hari. Yang lebih mengesankan adalah ketahanannya dalam mode GPS, yang bisa mencapai hingga 26 jam. Ini menjadikannya sangat andal untuk kegiatan seperti lari marathon, bersepeda jarak jauh, atau hiking sehari penuh tanpa khawatir kehabisan daya.
Cocok untuk: Anda yang menginginkan smartwatch dari brand terpercaya dengan fitur kesehatan dan olahraga yang komprehensif, serta baterai yang cukup untuk penggunaan harian yang intensif dan sesi olahraga panjang.
Ingin kualitas Garmin dengan baterai awet? Cek penawaran terbaik untuk Garmin Venu Sq 2 di sini.
Tips Memilih Smartwatch GPS dengan Baterai Tahan Lama
- Pahami “Klaim” vs “Penggunaan Nyata”: Angka ketahanan baterai sering diukur dalam kondisi ideal (mode jam, notifikasi minimal). Pertimbangkanlah angka yang disebutkan untuk mode GPS aktif, karena itulah yang paling relevan untuk olahraga atau traveling.
- Sesuaikan dengan Aktivitas Dominan: Apakah untuk lari harian (prioritaskan GPS akurat dan ringan), hiking (prioritaskan ketahanan dan sensor lingkungan), atau gaya hidup (prioritaskan notifikasi dan kesehatan)? Pilihan fitur akan mempengaruhi konsumsi baterai.
- Perhatikan Teknologi Pengisian Daya: Smartwatch dengan pengisian nirkabel atau magnetic charging seringkali lebih praktis untuk dibawa traveling dibandingkan yang menggunakan kabel proprietary.
- Cek Fitur Penghemat Baterai: Mode seperti “Battery Saver” di Garmin atau “Tour Mode” di Suunto sangat berguna untuk memperpanjang masa pakai baterai saat dalam perjalanan panjang.
Kesimpulan
Memilih smartwatch GPS dengan baterai tahan lama adalah investasi untuk kebebasan dan kenyamanan beraktivitas. Huawei Watch Fit 4 dan Garmin Venu Sq 2 menawarkan keseimbangan ideal antara fitur kesehatan, olahraga, dan navigasi untuk pengguna sehari-hari yang aktif. Jika baterai super panjang adalah prioritas mutlak, Xiaomi Redmi Watch 5 sulit dikalahkan. Sementara untuk petualangan outdoor, Suunto 5 Peak dan JETE Volt Smartwatch hadir dengan fokus ketangguhan dan navigasi yang mendalam.
Dengan memahami kebutuhan spesifik Anda, salah satu dari lima rekomendasi di atas pasti bisa menjadi pendamping setia. Temukan smartwatch GPS dengan baterai tahan lama yang paling cocok dengan gaya hidup dan budget Anda dengan mengikuti tautan produk di setiap ulasan di atas.
